“Pelaku dalam
melancarkan aksinya sangat sederhana sekali pak.... bagaimana dia bisa membidik
di dalam ruangan yang sangat gelap...darimana pelaku melancarkan aksinya itu
ternyata juga bisa di lakukan oleh seorang amatiran sekalipun.”
“Lalu bagaimana
pelaku melakukan triknya bud?” Tanya penasaran dari Athik
Kunci
keberhasilan dari trik pembunuhan di dalam ruangan gelap ini adalah fiberglass...
“Apa? Fiberglass?
Apa kau bercanda pelaku melakukan pembunuhan menggunakan pistol bukan
menggunakan bahan yang terbuat dari plastik!!! Apa kau ingin mempermainkan kami
bud!” Bantah polisi
“Sebentar pak
polisi.... aku memang belum selesai dalam menyelesaikan argumenku....bisakah
kau untuk tidak memotong pembicaraanku terlebih dahulu!!!!” Kataku pada polisi.
“Oh baik kalau
begitu teruskan!” Jawab polisi
“Fiberglass
adalah benda yang terbuat dari plastik dimana sifat alamiah dari benda ini
seperti rembulan di malam hari....!”
Semua orang
terlihat terkejut nan jengkel dengan penjelasanku yang dramatis ini!
“Hmm pak bisakah
kau untuk mematikan lampu seperti saat pidato bintang tamu tadi datang pak?
:”Mohonku kepada seorang pembantu
lap....lampu
menjadi gelap setelah satu menit aku meminta tolong pada
“sekarang
saudara-saudara lihat ke arah mayat korban ada apa di bagian wajahnya?” pintaku
kepada semua orang.
Semua orang
terkejut dan berdejak kagum! Kacamata korban bisa menyala di dalam kegelapan.
“cukup pak
sekarang bapak nyalakan lampunya” pintaku kepada orang yang mematikan lamou
tadi.
lap...sejenak
lampu menyala lagi...aku mendengar bisik-bisik beberapa orang yang mulai
membuat gemuruh ruang pesta menjadi sangat ramai entah apa yang mereka
bicarakan tapi kedengarannya mereka mulai membuat argumen-argumen tentang siapa
yang membunuhnya.
“walaupun bisa
menyala dalam kegelapan, fiberglaass juga memiliki kelemahan dalam pencahayaan
yang di milikinya. Adapun kelemahan tersebut adalah... jarak pandang bisa dilihatnya
adalah... 4 meter. selebihnya dari jarak tersebut cahaya yang di hasilkan dari
fiberglass akan menjadi kabur dan trik pembunuhan memiliki tingkat keakuratan
berkurang menjadi setengahnya. jika melihat dari jarak tersebut hanya 3 orang
yang berada di samping korban yaitu
pak berbadan
kekar yang memakai baju putih itu...
lalu pak berjas
hitam yang memakai peci disana
serta ibu-ibu yang berjilbab ungu yang duduk
di samping pilar disana itu. Saat aku hendak mengambil makanan, aku melihat
lokasi mereka berdiri sebelum lampu dimatikan mereka berada di sekitar 4 meter
dari lokasi korban berada”
“Hei nak aku
tidak tahu siapa dia kenapa aku membunuh orang ini..sampai tega sekali kau
menuduhku seperti itu” ibu berjilbab ungu marah padaku
“astaghfirullah
tega sekali kau nak apa salahku hingga membunuh beliau! Memangnya kau tidak
tahu apajabatanku di perusahaan yang dimiliki oleh pak doni” pinta bapak yang
memakai peci dan jas hitam
“sudah tidak
apa-apa kita dengarkan saja apa yang di ketahui oleh anak ini saudara-saudara”
lerai bapak yang berbadan kekar dengan baju putih yang aku tuduh tadi.
“Namun semua
saudara-saudara yang aku tuduh tadi ternyata tidak ada yang bersalah...”
pintaku
“orang yang bisa melakukan
semua itu hanya satu orang saja, orang yang bisa mengganti kacamata korban
menjadi fiber glass sebelum pergi ke acara ini, orang yang selalu mendampingi
korban kemanapun ia pergi... DIALAH SI SANG MANAGER KORBAN SENDIRI”
“TUNGGU DULU
beraninya kamu menuduh saya untuk membunuh manager saya sendiri dia adalah
orang terhormat bagiku!!! mana mungkin aku membunuhnya!!!! Selain itu saat pak
doni meninggal saya tidak ada di sekitarnya kan?” bantah sang manager
“tidak!!! Saat acara
itu berlangsung, anda tepat ada di sekitar pak doni tepat 2 meter di
sampingnya. Mengacungkan pistol yang di beri peredam ke arah pelipis kanan pak
doni kemudian membuangnya ke arah yang
berlawanan di mana pelipis kanan korban mengarah tepat di bawah lantai dua.
dengan kebetulan yang sangat sempurna pistol peredam yang anda lempar tepat
mengenai kepala seorang tamu lain...sehingga orang yang anda lempar pistol
tersebut akan mengira bahwa pelaku melakukan pembunuhan dari lantai duadengan
begitu sempurnalah sudah trik pembunuhan yang anda lakukan” kataku
Lalu sang
managerpun menanggapi pernyataanku“APA YANG KAU BICARAKAN BOCAH! Saat lampu di
matikan bukankah sudah aku bilang saat itu aku sedang tidak di samping korban,
lagi pula bagaimana mungkin pengunjung lain tidak mengetahui percikan api dari
pistol yang ada di sekitar, dan apa ada bukti bahwa aku berada di samping pak
doni saat lampu mati?”
“saat mati lampu
aku sedang membawa sebuah jus apel dan tanpa sengaja ada seorang wanita
menabrak minuman yang aku bawa. Dan tentu saja minuman itu tumpah di bagian
dadamu saat itu. Selain itu, pihak forensik bisa menyelidiki pada tubuh mbak
manager ini mungkin masih tertinggal serbuk mesiu saat dia menembak pak doni,
bukankah begitu prosedurnya pak polisi?”cakapku
“maaf mbak
sri...kami harus melakukan sedikit penyelidikan untuk membuktikan apakah benar
yang di katakan saudara budi ini benar atau tidak!” permohonan dari salah satu
petugas polisi berkata pada manager
“TIDAAAK AKU
TIDAK BERSALAH!!! DIALAH YANG BERSALAH!! DIA MENGHIANATIKUUUU!!!!
HIKZ....HIKZ....!!!! dia berjanji...kalau dia sudah sukses nanti dia akan
melamarku...sampai saat ini....dia tidak...tidak juga melamarku...sampai orang
tuaku yang diberikan harapan palsu oleh lelaki itu meninggal...orang tuaku
sangat mempercayai mas doni...tapi...tapi...apa yang dilakukan mas doni
padaku...!!!!”
Suasana menjadi
hening dengan gemercik suara air mancur yang ada di dalam ruang pesta. Pertanda
semua orang
“...dia berhianat
padaku....DIA MENIKAHI ORANG LAIN dibandingkan memilih aku yang sudah menunggunya
saat kami masih pacaran 7 tahun lamanya....hikz...hikz...aku...memutuskan untuk
mengakhiri ini semua...” sang manager terpuruk di lantai sambil melinangkan air
matanya di hadapan banayak orang .
“mbak
manager...apakah bapak anda seorang polisi?” tanyaku
“ia...hikz...benar...”
jawab sang manager
“JADI KAMU YA yang selama ini doni
bicarakan!!!!” kata istri korban
“dia setiap hari
meminta izin padaku untuk menikahi seorang wanita yang sangat dia cintai sejak
dia SMA...jadi itu orangnya kamu?....ketahuilah doni sampai saat ini masih
mencintaimu!!!...tapi...tapi...kau malah membunuhnya....” imbuh istri korban
Mata sang manager
terbelalak dan menangis tidak karuan mendengar pernyataan istri korban! Suasana
menjadi di warnai dengan susana yang sedih dimana tujuan awalnya adalah untuk
memperingati panjang umur perusaan menjadi suasana duka mengharukan di bumbui
dengan penyesalan yang mendalam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar